Langsung ke konten utama

Berbalut Bendera Merah Putih, Jokowi dan Prabowo Dipeluk Atlet Silat Asian Games

Venue Pencak Silat Asian Games di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi saksi sejarah. Gegap gempita suporter Indonesia meyaksikan pemandangan yang langka terjadi. Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto, sama-sama memeluk atlet pencak silat Indonesia Yudani Kusumah Hanufan. Momentum itu terjadi setelah Yudani memastikan meraih emas di cabang olahraga pencak silat untuk kategori Single Men Class.
Setelah ditetapkan sebagai pemenang dalam pertandingan melawan atlet Vietnam, Yudani berlari dengan mengibarkan bendera merah putih. Dia meluapkan kegembiraan dan rasa haru serta kebanggaan.
Setelah berlari, Yudani naik ke kursi VVIP. Di sana dia disambut bangga oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Menko PMK Puan Maharani, dan chef de mission atau ketua kontingen Indonesia Syafruddin.

Di sini pemandangan langka terjadi. Pantauan Liputan6.com, Yudani mendapat ucapan selamat dari Presiden Jokowi. Setelah itu, Yudani memeluk erat Prabowo Subianto. Menyaksikan itu, Jokowi memberi tepuk tangan.
Tiba-tiba, Yudani memeluk Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. Pelukan ketiganya diselimuti bendera merah putih yang dibawa Yudani. Ekspresi Jokowi dan Prabowo menyiratkan keduanya tak menyangka bakal mendapat pelukan hangat dari Yudani.
Seisi venue pencak silat mendadak heboh. Apalagi Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto bakal bertarung dalam Pemilihan Presiden.
Wapres JK, Menko Puan Maharani dan Presiden ke-5 RI Megawati menyaksikan momen itu. Usai mendapat pelukan itu, Prabowo dan Jokowi saling bertatap dan melempar tawa serta senyum. Setelah itu, Prabowo terlihat berbincang dengan Megawati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia patut berbangga karena pesilat Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas ke-29 untuk Indonesia. Namun momen tersebut rupanya jadi spesial karena Hanif tiba-tiba menuju tribun VVIP. Dirinya menuju kursi Presiden  Jokowi  dan ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia  Prabowo Subianto . Setelah memeluk satu-satu, Hanif pun memeluk keduanya berbarengan. Tentu saja momen tersebut adalah momen langka yang jarang terjadi. Momen ini kemudian mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh penonton yang hadir di Padepokan Pencak Silat TMII. Jokowi lewat akun Facebook dan Instagram-nya mengunggah momen tersebut disertai caption yang menyentuh. 1. Tulis Caption Menyentuh "Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, sore tadi. Begitu dinyatakan sebagai peraih medali emas kelas C setelah menundukkan Nguyen Thai Linh asal Vietnam, pesilat putra Hanifan Yudani Kusumah merayakan kemenangannya dengan berlari keliling arena lalu naik ke tribun penonton tempat saya duduk bers...

Pengakuan Novita, penumpang yang ambil alih kemudi karena sopir lambat

Siapa sih yang nggak kesal kalau naik tranportasi umum yang membuat kamu jadi terlambat menuju tujuanmu? Rasanya hampir semua orang bakal ikut merasa kesal, apalagi jika saat itu kamu sedang terburu-buru. Kejadian serupa juga dirasakan oleh seorang wanita asal Pematangsiantar, Sumatera Utara baru-baru ini. Wanita bernama Novita Metty Purba ini harus mengalami  kejadian kurang menyenangkan  ketika ia akan berangkat dari Pematangsiantar menuju Bandara Kualanamu menggunakan jasa angkutan terkenal di kotanya, Paradep. Kejadian yang terjadi pada Selasa (21/8) kemarin, kemudian ia bagikan pada akun Facebook pribadinya. Dalam unggahannya itu, Novita menceritakan bagaimana ia akhirnya bisa sampai ke bandara tanpa terlambat. Pasalnya pada saat itu, ia dan penumpang lainnya dijanjikan akan berangkat dari loket pada pukul 04.00 WIB. Namun hingga pukul 05.10 WIB mini bus yang ditumpanginya belum juga berangkat dan baru berangkat pada pukul 05.20 WIB. Keterlambatan mini bus itu semakin ber...

Tiket Upacara Penutupan Asian Games 2018 Ludes Terjual

Tiket upacara penutupan  Asian Games 2018  di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/9), ludes terjual. Deputi II Bidang Administrasi Pertandingan INASGOC, Francis Wanandi, mendapat laporan per Jumat (31/9) pagi tiket upacara penutupan sudah laku terjual semuanya. "Menurut laporan yang saya terima, sudah  sold out  per tadi pagi. Di sistem sudah tidak bisa dilakukan pembelian tiket lagi karena sudah  sold out ," ujar Francis kepada  CNNIndonesia.com . Dari total sekitar 87 ribu kursi kapasitas Stadion SUGBK, hanya 41 ribu di antaranya yang dijual untuk penutupan. Sisanya akan diperuntukan bagi para pengisi acara, backdrop dan lainnya. Selain itu Francis memastikan kendala-kendala yang terjadi saat upacara pembukaan pada 18 Agustus lalu tidak terjadi di upacara penutupan. Terutama untuk penerbitan tiket ganda yang membuat banyak penonton pemilik tiket tidak mendapatkan tempat duduk di dalam SUGBK.  Masyarakat yang sudah membeli tiket juga t...