Langsung ke konten utama

Dikira air kelapa muda, minuman ditenggak atlet luar ini bikin ngakak

Rasanya bikin sang atlet luar terkaget-kaget.


Perhelatan Asian Games 2018 yang sedang berlangsung tengah menjadi pusat perhatian masyarakat. Selain sebagai ajang perebutan medali, Asian Games 2018 juga menjadi ajang pertukaran budaya bagi para atlet yang berasal dari berbagai negara di Asia.
Para atlet dari luar Indonesia ini ikut mencicipi kuliner-kuliner khas Tanah Air yang ada. Seperti yang terlihat pada sebuah foto yang ramai diperbincangkan di Twitter baru-baru ini.
Pada foto yang diunggah oleh pemilik akun Twitter @rasjawa, Senin (27/8), tampak seorang atlet luar yang memegang kotak santan instan berukuran besar. Atlet yang diketahui berasal dari China ini terlihat sudah meminum santan instan tersebut karena bagian atas kotak tampak terbuka.
Dari cuitan itu diketahui bahwa ternyata atlet ini salah mengira santan instan sebagai minuman air kelapa muda. Pantasa saja, atlet luar itu mengaku rasa minuman di Indonesia cukup aneh.
Sontak kelakuan nyeleneh atlet itu menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang dibuat terhibur dan ikut tertawa melihat tingkah konyol atlet yang tidak diketahui identitasnya tersebut.
"Wk..wk.. ngakak gw.. tapi awas giliran atlet kita diluar ada yang gini juga nggak?" ujar akun @attarimai.
"Ngakak dikira kelapa muda kali," komentar akun @Uaiaai29.
"Minum santen gimana dah rasanyaaa wkwkwkwkmw," papar akun @ridhaaadr.
"Wakakakakka.. Jadi pengen coba rasanya gimna ya.," tulis akun @SpmnDina.
"Hahahaha yang diminum santen," tambah akun @zabrianns.
"Wkwkkwkw .... ngekek mendadak nge zoom tuh minuman apa wealahhh ...," ujar akun @mnike_go.
"La buset. dikata mau nyemur kali pake kaaraa," ujar akun @yswandi.
"Ini apa gak langsung kolesterol level 9 nenggak santan kek gitu,disangnya aer degan kelapa ijo kali ya," papar akun @martinbob80.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi Tewas Dibegal di Bandung: Ingin Dibangunkan Tahajjud, Fotonya Jatuh Tepat Pukul 2 Malam

Kasus kejahatan jalanan kembali marak terjadi di Kota Bandung. Terakhir, seorang mahasiswi tewas setelah menjadi korban begal di Jalan Cikapayang, Kota Bandung pada dini hari, Kamis (30/8/2018). Setelah menjalani perawatan di RS Boromeus Bandung selama 24 jam, korban bernama Shanda Puti Denata (23) menghembuskan napas terakhir. Shanda dibegal saat dibonceng temannya menggunakan sepeda motor, Eva saat hendak melintas di Jembatan Pasupati Bandung. Berikut 5 fakta soal aksi begal di Bandung yang menewaskan mahasiswa, dirangkum dari Tribun Jabar. 1. Kronologi Dikutip dari Tribun Jabar, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan Pada Kamis (30/8/2018), Shanda yang dibonceng oleh Eva menggunakan sepeda motor dari arah Cihampelas, melewati jembatan Pasupati sekitar pukul 03.30 WIB. Keduanya dibuntuti pelaku berjumlah dua orang. Shanda dan Eva pun kemudian dipepet oleh pelaku. Korban dibuntuti pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor dipepet, tas korban yang dibonceng...

Kabar Mengejutkan Datang dari Model Fahrani

Lama tak terdengar model Fahrani tiba-tiba mengejutkan pengguna  sosial media  Instagramnya. Sebab, pemain `Radit dan Jani` ini mengumumkan kabar dia tengah berbadan dua di akun instagramnya. Fahrani mengunggah foto yang tak biasa, dia memperlihatkan seluruh bagian tubuhnya yang terlihat dari samping tanpa busana, hanya memakai topi berwarna hitam. Pada keterangan foto, dia menyebut usia kandungannya sudah memasuki 20 minggu atau sekitar lima bulan. "  Matahari Biru in Planet Uterus, 20 weeks young , " tulis Fahrani, diakses Dream, Kamis 30 Agustus 2018. Wanita berusia 33 tahun ini memang belum sekali pun terdengar menggelar pesta pernikahan ke publik. Namun  wanita  yang saat ini menetap di Jerman ini menyebutkan Viktor Sloth sebagai ayah bayi dikandungnya. "  Captured in Puglia by baby daddy @viktorsloth. Extracted from limited print books by #ViktorSloth & #SophusRitto ," tulisnya. Ucapan selamat serta  doa  pun mengalir ke Fahrani di kolom...

Tiket Upacara Penutupan Asian Games 2018 Ludes Terjual

Tiket upacara penutupan  Asian Games 2018  di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/9), ludes terjual. Deputi II Bidang Administrasi Pertandingan INASGOC, Francis Wanandi, mendapat laporan per Jumat (31/9) pagi tiket upacara penutupan sudah laku terjual semuanya. "Menurut laporan yang saya terima, sudah  sold out  per tadi pagi. Di sistem sudah tidak bisa dilakukan pembelian tiket lagi karena sudah  sold out ," ujar Francis kepada  CNNIndonesia.com . Dari total sekitar 87 ribu kursi kapasitas Stadion SUGBK, hanya 41 ribu di antaranya yang dijual untuk penutupan. Sisanya akan diperuntukan bagi para pengisi acara, backdrop dan lainnya. Selain itu Francis memastikan kendala-kendala yang terjadi saat upacara pembukaan pada 18 Agustus lalu tidak terjadi di upacara penutupan. Terutama untuk penerbitan tiket ganda yang membuat banyak penonton pemilik tiket tidak mendapatkan tempat duduk di dalam SUGBK.  Masyarakat yang sudah membeli tiket juga t...