Langsung ke konten utama

Pengakuan Novita, penumpang yang ambil alih kemudi karena sopir lambat

Siapa sih yang nggak kesal kalau naik tranportasi umum yang membuat kamu jadi terlambat menuju tujuanmu? Rasanya hampir semua orang bakal ikut merasa kesal, apalagi jika saat itu kamu sedang terburu-buru.
Kejadian serupa juga dirasakan oleh seorang wanita asal Pematangsiantar, Sumatera Utara baru-baru ini. Wanita bernama Novita Metty Purba ini harus mengalami kejadian kurang menyenangkan ketika ia akan berangkat dari Pematangsiantar menuju Bandara Kualanamu menggunakan jasa angkutan terkenal di kotanya, Paradep.
Kejadian yang terjadi pada Selasa (21/8) kemarin, kemudian ia bagikan pada akun Facebook pribadinya. Dalam unggahannya itu, Novita menceritakan bagaimana ia akhirnya bisa sampai ke bandara tanpa terlambat.
Pasalnya pada saat itu, ia dan penumpang lainnya dijanjikan akan berangkat dari loket pada pukul 04.00 WIB. Namun hingga pukul 05.10 WIB mini bus yang ditumpanginya belum juga berangkat dan baru berangkat pada pukul 05.20 WIB.
Keterlambatan mini bus itu semakin bertambah ketika ia dan penumpang lainnya sudah sampai di kota Tebingtinggi pada pukul 06.10 WIB. Saat itu, ada seorang penumpang yang akan naik tetapi sudah tidak ada tempat kosong lagi di dalam mini bus. Merasa tidak terima, akhirnya penumpang itu protes dan semakin memperlambat keberangkatan bus.
Perdebatan pun terjadi antara penumpang yang tidak kebagian tempat duduk, supir dan petugas loket. Padahal saat itu ada penumpang ibu-ibu yang terburu-buru karena tiket pesawatnya berangkat jam 08.00 WIB.
Beberapa penumpang pun ada yang ikut turun dari bus untuk membantu persoalan tersebut, begitu pun dengan Novita. Bahkan, karena merasa kesal, Novita akhirnya berkata ke supir bahwa ia yang akan mengendarai bus tersebut jika bus itu tidak berangkat juga.
"Sudah kesal juga sy lihatnya, trs sy bilang ke supirnya, klu kamu gak mau bawa, sy yg bawa mobilnya ya, sy bilang (krn sy tau mesin mobil dalam keadaan hidup).," tulis Novita seperti dikutip brilio.net, Kamis (23/8).
Mendapat ancaman dari Novita, sang supir justru menantang Novita dengan menyuruhnya untuk membawa mini bus tersebut sendiri. Tanpa pikir panjang, akhirnya ia langsung naik ke kursi supir dan membawa mini bus tersebut menuju bandara meninggalkan sang supir.
Sesampainya di bandara, ia menurunkan para penumpang lainnya di terminal keberangkatan dan menaruh mini bus di parkiran. Kemudian ia menyerahkan kunci mini bus itu ke loket Paradep yang ada di bandara.
Bahkan pada unggahannya itu, Novita mengaku bahwa kejadian itu bukanlah kali pertama ia lakukan. Pada beberapa kesempatan lainnya, Novita juga pernah melakukan hal yang sama.
Unggahan yang sudah disukai lebih dari 8 ribu orang ini sontak menuai beragam reaksi dari warganet. Tidak sedikit yang mengagumi dan memuji aksi nekat yang dilakukan Novita tersebut.
"Woiiii.... Dek Novita Metty Purba... Bisa jg jd Wonder Woman...," tulis akun Yetti Purbadasuha.
"Kerennnn...hebat...luar biasa dak....," komentar akun Linda Marbun.
"Berani berkorban pada saat yg tepat...luar biasa...bravo maenku Novita Metty Purba..," ungkap Betniar Purba.
"Kereen bu... Semoga hal ini jd pembelajaran bagj para sopir dan perusahaan angkutan agar lebih menghargai hak dan keselamatan penumpang.," ujar akun Saur Tumiur Situmorang.
"Banyak perjalanan kami lalui bersama,mobil yg tak punya rem,lampu markidop pun bisa dbw selamat penumpang... Gak heran kl kak Metty,aku menjulukinya supir sibual buali,injak rem di Siantar berhenti di Tiga Balata... Paten tumanglah pokoke...," tulis akun Rista Maria Girsang.
"Hahaha..luarbiasa lah ibu Metty ini bah..jadi pelajaran bagi para driver paradep.," tambah akun Marie Sianipar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia patut berbangga karena pesilat Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas ke-29 untuk Indonesia. Namun momen tersebut rupanya jadi spesial karena Hanif tiba-tiba menuju tribun VVIP. Dirinya menuju kursi Presiden  Jokowi  dan ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia  Prabowo Subianto . Setelah memeluk satu-satu, Hanif pun memeluk keduanya berbarengan. Tentu saja momen tersebut adalah momen langka yang jarang terjadi. Momen ini kemudian mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh penonton yang hadir di Padepokan Pencak Silat TMII. Jokowi lewat akun Facebook dan Instagram-nya mengunggah momen tersebut disertai caption yang menyentuh. 1. Tulis Caption Menyentuh "Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, sore tadi. Begitu dinyatakan sebagai peraih medali emas kelas C setelah menundukkan Nguyen Thai Linh asal Vietnam, pesilat putra Hanifan Yudani Kusumah merayakan kemenangannya dengan berlari keliling arena lalu naik ke tribun penonton tempat saya duduk bers...

Mahasiswi Tewas Dibegal di Bandung: Ingin Dibangunkan Tahajjud, Fotonya Jatuh Tepat Pukul 2 Malam

Kasus kejahatan jalanan kembali marak terjadi di Kota Bandung. Terakhir, seorang mahasiswi tewas setelah menjadi korban begal di Jalan Cikapayang, Kota Bandung pada dini hari, Kamis (30/8/2018). Setelah menjalani perawatan di RS Boromeus Bandung selama 24 jam, korban bernama Shanda Puti Denata (23) menghembuskan napas terakhir. Shanda dibegal saat dibonceng temannya menggunakan sepeda motor, Eva saat hendak melintas di Jembatan Pasupati Bandung. Berikut 5 fakta soal aksi begal di Bandung yang menewaskan mahasiswa, dirangkum dari Tribun Jabar. 1. Kronologi Dikutip dari Tribun Jabar, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan Pada Kamis (30/8/2018), Shanda yang dibonceng oleh Eva menggunakan sepeda motor dari arah Cihampelas, melewati jembatan Pasupati sekitar pukul 03.30 WIB. Keduanya dibuntuti pelaku berjumlah dua orang. Shanda dan Eva pun kemudian dipepet oleh pelaku. Korban dibuntuti pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor dipepet, tas korban yang dibonceng...