Langsung ke konten utama

Tiket Upacara Penutupan Asian Games 2018 Ludes Terjual


Tiket upacara penutupan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/9), ludes terjual.

Deputi II Bidang Administrasi Pertandingan INASGOC, Francis Wanandi, mendapat laporan per Jumat (31/9) pagi tiket upacara penutupan sudah laku terjual semuanya.



"Menurut laporan yang saya terima, sudah sold out per tadi pagi. Di sistem sudah tidak bisa dilakukan pembelian tiket lagi karena sudah sold out," ujar Francis kepada CNNIndonesia.com.


Dari total sekitar 87 ribu kursi kapasitas Stadion SUGBK, hanya 41 ribu di antaranya yang dijual untuk penutupan. Sisanya akan diperuntukan bagi para pengisi acara, backdrop dan lainnya.


Selain itu Francis memastikan kendala-kendala yang terjadi saat upacara pembukaan pada 18 Agustus lalu tidak terjadi di upacara penutupan. Terutama untuk penerbitan tiket ganda yang membuat banyak penonton pemilik tiket tidak mendapatkan tempat duduk di dalam SUGBK. 

Masyarakat yang sudah membeli tiket juga tidak perlu repot-repot untuk menukarkan e-voucher mereka dengan tiket fisik. E-voucher yang jadi bukti transaksi pembelian onlinelangsung bisa dibawa dan dipindai saat memasuki area SUGBK.


"Kalau tiket ganda mudah-mudahan enggak ada. Ini sistem online, kalau kami jual offline dan online kami susah bacanya. Jadi sekarang bisa ketahuan karena ada sistemnya yang kasih tahu, apakah kursinya tersedia atau belum," ucap Francis.

Sejumlah artis yang akan menjadi pengisi upacara penutupan Asian Games 2018 adalah Super Junior, Afgan, Denada, Winky Wiryawan, RAN, Bunga Citra Lestari, J-Flow, Dira Sugandi, dan Isyana Saraswati. (sry/har)


Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia patut berbangga karena pesilat Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas ke-29 untuk Indonesia. Namun momen tersebut rupanya jadi spesial karena Hanif tiba-tiba menuju tribun VVIP. Dirinya menuju kursi Presiden  Jokowi  dan ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia  Prabowo Subianto . Setelah memeluk satu-satu, Hanif pun memeluk keduanya berbarengan. Tentu saja momen tersebut adalah momen langka yang jarang terjadi. Momen ini kemudian mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh penonton yang hadir di Padepokan Pencak Silat TMII. Jokowi lewat akun Facebook dan Instagram-nya mengunggah momen tersebut disertai caption yang menyentuh. 1. Tulis Caption Menyentuh "Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, sore tadi. Begitu dinyatakan sebagai peraih medali emas kelas C setelah menundukkan Nguyen Thai Linh asal Vietnam, pesilat putra Hanifan Yudani Kusumah merayakan kemenangannya dengan berlari keliling arena lalu naik ke tribun penonton tempat saya duduk bers...

Pengakuan Novita, penumpang yang ambil alih kemudi karena sopir lambat

Siapa sih yang nggak kesal kalau naik tranportasi umum yang membuat kamu jadi terlambat menuju tujuanmu? Rasanya hampir semua orang bakal ikut merasa kesal, apalagi jika saat itu kamu sedang terburu-buru. Kejadian serupa juga dirasakan oleh seorang wanita asal Pematangsiantar, Sumatera Utara baru-baru ini. Wanita bernama Novita Metty Purba ini harus mengalami  kejadian kurang menyenangkan  ketika ia akan berangkat dari Pematangsiantar menuju Bandara Kualanamu menggunakan jasa angkutan terkenal di kotanya, Paradep. Kejadian yang terjadi pada Selasa (21/8) kemarin, kemudian ia bagikan pada akun Facebook pribadinya. Dalam unggahannya itu, Novita menceritakan bagaimana ia akhirnya bisa sampai ke bandara tanpa terlambat. Pasalnya pada saat itu, ia dan penumpang lainnya dijanjikan akan berangkat dari loket pada pukul 04.00 WIB. Namun hingga pukul 05.10 WIB mini bus yang ditumpanginya belum juga berangkat dan baru berangkat pada pukul 05.20 WIB. Keterlambatan mini bus itu semakin ber...

Mahasiswi Tewas Dibegal di Bandung: Ingin Dibangunkan Tahajjud, Fotonya Jatuh Tepat Pukul 2 Malam

Kasus kejahatan jalanan kembali marak terjadi di Kota Bandung. Terakhir, seorang mahasiswi tewas setelah menjadi korban begal di Jalan Cikapayang, Kota Bandung pada dini hari, Kamis (30/8/2018). Setelah menjalani perawatan di RS Boromeus Bandung selama 24 jam, korban bernama Shanda Puti Denata (23) menghembuskan napas terakhir. Shanda dibegal saat dibonceng temannya menggunakan sepeda motor, Eva saat hendak melintas di Jembatan Pasupati Bandung. Berikut 5 fakta soal aksi begal di Bandung yang menewaskan mahasiswa, dirangkum dari Tribun Jabar. 1. Kronologi Dikutip dari Tribun Jabar, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan Pada Kamis (30/8/2018), Shanda yang dibonceng oleh Eva menggunakan sepeda motor dari arah Cihampelas, melewati jembatan Pasupati sekitar pukul 03.30 WIB. Keduanya dibuntuti pelaku berjumlah dua orang. Shanda dan Eva pun kemudian dipepet oleh pelaku. Korban dibuntuti pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor dipepet, tas korban yang dibonceng...